Breaking News
Loading...
BALI NASIONAL NEWS Mengucapkan "Selamat Memperingati Hari IBU, MARRY CHRYSMAST & HAPPY NEW YEAR 2014
Rabu, 25 Juli 2012

Keutamaan Membaca Sholawat


Oleh GS. Yasin AY ( Bali Nasional News )

Alloh SWT berfirman : “Sesungguhnya Alloh beserta malaikat-Nya senantiasa bersholawat untuk Nabi (Muhammad saw). Hai orang-orang yang beriman, bacalah sholawat dan salam untuk Nabi dengan bersungguh-sungguh. (QS. Al-Ahzab; 56)”

Ayat tersebut  memerintahkan kepada orang-orang beriman agar bersungguh-sungguh dalam membaca sholawat dan mendoakan keselamatan untuk Rosululloh Saw. Bahkan kita diingatkan, bahwa Alloh sendiri berikut malaikat-Nya senantiasa membaca sholawat dan salam untuk Nabi saw.

Oleh karena itu, orang-orang yang mengaku dirinya beriman kepada Alloh dan Rasul-Nya, seharusnyalahmereka mentaati perintah tersebut dengan memperbanyak bacaan sholawat dan untuk dipersembahkan kepada junjungan dan panutan kita Muhammad Rosululloh saw.Orang-orang yang beruntung

Motif sholawat dan salam untuk Nabi, sudah barang tentu tidak sama antara yang dilakukan Alloh SWT dengan yang dibacakan oleh hamba-Nya, termasuk para malaikat-Nya. Sholawat dan salam yang dilimpahkan oleh Alloh adalah berupa rahmat, kasih saying dan pemberian ampun. Sedangkan sholawat yang dipersembahkan oleh para malaikat dan orang-orang beriman adalah berupa doa dan permohonan kepada Alloh SWT, agar Dia berkenan melimpahkan sholawat (rahmat) dan salam (keselamatan, kesejahteraan) kepada Nabi Muhammad saw.

Melihat pernyataan di atas, maka timbulah pertanyaan dalam benak kita: “mungkinkah Nabi Muhammad saw sebagai kekasih Alloh masih memerlukan tambahan rahmat dan keselamatan dari-Nya ? Benarkah Nabi saw masih memerlukan bingkisan doa dari pada umat beliau ?”

Sebagai umat Muhammad kita pasti yakin bahwa Nabi kita ini adalah seorang makhluk Alloh yang menjadi kekasih-Nya (habibulloh), seorang hamba Alloh yang telah mendapat ampunan dan mendapat jaminan masuk surga. Nabi saw juga telah mendapatkan rahmat dan keselamatan yang tak terkirakan dari sisi Tuhannya. Sehingga tanpa bacaan sholawat dan salam dari kita, sesungguhnya beliau tidak ada masalah dalam hal ini. Dengan demikian Nabi saw pada hakikatnya sama sekali tidak membutuhkan lagi bacaan sholawat dan salam dari kita.

Lalu mengapa kita diperintahkan untuk membaca sholawat dan salam untuk beliau ? Itulah salah satu perintah Alloh untuk membuktikan siapa sesungguhnya di antara kita yang benar-benar mentaati perintah-Nya, dan seberapa jauh kadar kecintaan kita kepada Alloh dan Rosul-Nya. Rosululloh saw mengingatkan kita dalam sabdanya:

Barang siapa yang mencintai sesuatu, niscaya dia banyak menyebut-nyebut yang dicintainya. (HR. Dailami)

Hadis tersebut benar-benar nyata dalam kehidupan sehari-hari. Seseorang yang mencintai sesuatu, niscaya akan  selalu diingat-ingat dan disebut-sebutnya. Begitu pula apabila kita benar-benar mencintai Alloh dan Rosul-Nya, niscaya kita akan banyak mengingat dan menyebutnya. Salah satu cara yang diajarkan islam dalam rangka mengingat Alloh dan Rosul-Nya secara bersamaan adalah dengan membaca sholawat. Semakin tinggi kecintaan kita terhadap Alloh dan Rosul-Nya niscaya semakin banyak sholawat yang kita baca, maka derajat kita sebagai muslim pun semakin utama. Ini tercermin dalam sabda Rosululloh:

Sesungguhnya manusia yang paling utama disisiku pada hari kiamat kelak adalah yang paling banyak membaca sholawat. ( HR. Nasai, Tarmidzi dan Ibnu Hibban )  

Dengan demikian, bacaan sholawat, disamping sebagai bukti cinta kita kepada Alloh dan Rosul-Nya, juga pada hakikatnya kita mendoakan diri kita sendiri. Seperti yang diisyaratkan oleh Rosululloh saw dalam sabdanya :
Barang siapa yang membaca sholawat untukkusatu kali, niscaya Alloh akan melimpahkan rahmat kepadanya sepuluh kali lipat.

Begitu tingginya nilai bacaan sholawat, sampai-sampai sholat kita tidak sah tanpa disertai bacaan sholawat. Karena membaca sholawat termasuk dalam salah satu rukun sholat, yakni harus dibaca ketika sedang duduk tasyahud. Dengan demikian, setiap muslim wajib membaca sholawat sedikitnya 9 kali dalam sehari semalam.

Akhirnya, semoga sholawat dan salam tetap terlimpahkan ke hadirat junjungan dan panutan kita Nabi Muhammad saw beserta keluarga, sahabat dan seluruh pengikutnta hingga akhir masa ! Allohumma Amin ya Robbal Alamin ! (  Sumber: Kisah Akhlak Terpuji/Fuad Kauma&Drs, Nipan )

0 komentar:

Poskan Komentar

Thank you for your visit, do not forget to browse Guest Book and Leave a Coment yes, as a sign of brotherhood we, and we will also visit your Web site
 
Toggle Footer
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...